PERKENALAN DENGAN TENAGA DALAM (3)

“Kami semua tak memperdulikan komentar salah satu temanku itu karena masih banyak hal yang ingin kami tanya dengan jailangkungnya..Baru saja aku mau bertanya lagi..tiba-tiba terdengar suara ramai anjing menyalak dengan cukup keras dan berulang-ulang .“ Kami tidak tahu kapan datangnya anjing-anjing tersebut, karena kami terlalu asyik dan sedang konsentrasi penuh dengan permainan jailangkung.

‘Anjing-anjing tersebut kini mengelilingi kami dengan sorot mata yang tajam dan beringas…“Guk..!!..guk…guk..!!..gheerrr..!!..mereka kembali menyalak dan menggeram-geram tanda sedang marah…“Ada empat ekor anjing yang terus menyalak bergantian..mereka sepertinya  melihat sesuatu yang kami tidak lihat.

Matanya terus memandang dan memperhatikan keranjang serta peralatan kami bermain jailangkung…Mungkin ada sesuatu yang sangat menarik bagi mereka. Anjing-anjing itu mengendus peralatan permainan jailangkung kami dengan terus menggonggong dan menggeram…‘‘Lama-lama kami takut juga karena anjing-anjing tersebut kelihatannya makin beringas. Kamipun bangkit berdiri dengan hati-hati dan bersiap-siap menyudahi saja permainan itu.

“Melihat kondisi seperti itu timbulah naluri iseng dan sifat usilku, dengan sengaja aku berteriak sangat keras sekali pura-pura ketakutan karena melihat sesuatu…,‘‘L a r i i i i…!!!.. L a r i i i i i…!!..‘‘Teman-temanku terkejut mendengar teriakanku itu dan tanpa berfikir panjang lagi lari tunggang langgang ketakutan meninggalkan semua alat-alat peramainan Jailangkung.

Akupun pura-pura ikutan berlari, bahkan aku lari paling kencang meninggalkan teman-temanku..‘‘Semua terus berlari secepat mungkin mengikutiku, seperti orang yang perutnya sedang sakit dan sangat ingin buang hajat,..“Entah kenapa aku yang tadinya pura-pura takut malah jadi ketakutan sungguhan…

“Tak perduli  kami harus melewati ilalang setinggi tubuh dan melalui rintangan yang penuh dengan pepohonan rumput berduri…‘‘Bahkan semak, perdu dan onak kami terobos dengan gagah berani..‘‘

Seorang temanku malah lari terbirit-birit sambil menangis…‘‘Maaaaak..!!, toloooong…!!..,katanya ketakutan…‘‘Sampai di halaman rumahku kami berhenti dengan nafas terengah-engah,..‘tetapi temanku yang  satu itu tetap saja menangis tersedu-sedu…

Setelah agak reda dari tangisnya kamipun bertanya kepadanya,..“Kenapa gitu aja kok nangis sih…??…“Dengan suara terbata-bata sambil menahan isak tangis dia menerangkan kenapa berlari sambil menangis..,“Ternyata dia menangis karena sandalnya tertinggal di lokasi permainan jailangkung, dia tidak sempat mengambilnya waktu akan lari. Sebab dia sangat terkejut dan ketakutan ketika mendengar teriakanku.., lalu langsung saja dia lari terbirit-birit tak sempat membawa sandal miliknya….

Kemudian dengan penuh harap dia minta tolong kepada kami semua untuk mengantarnya mengambil sandal yang tertinggal…“Tentu saja kami tidak ada yang berani kembali ke lokasi permainan jailangkung,..walaupun temanku itu sudah memohon dengan sangat agar kami mau mengantarkannya…,‘‘Apa boleh buat terpaksa temanku yang satu itu pulang dengan nyeker alias telanjang kaki,..Padahal sandalnya masih baru katanya,..Rupanya dia takut dimarah oleh ibunya kalau sandalnya hilang,….

Setelah rasa takut kami agak berkurang kami mulai bisa berkomunikasi satu sama lain…,“Sebenarnya kamu tadi liat apa wan…!!..kok sampe teriak-teriak ketakutan..??, kata teman-temanku yang lain…,‘‘..Tadi aku liat ada anak kecil rambutnya panjang mukanya penuh darah, kataku membual,..Yang bener aja wan..!!,.Kalau nggak percaya ya sudah..!!,.. nggak apa-apa kok.., jawabku dengan nada ketus dan pura-pura tersinggung,..‘‘Ya..iya wan..kami sebenarnya percaya kok..!!, gitu aja marah,…“Setelah agak lama berbincang-bincang kami pulang ke rumah masing-masing karena hari sudah menjelang malam.

Besoknya kami berkumpul kembali di rumahku, masih dengan topik pembicaraan  permainan jailangkung yang baru kami mainkan sehari sebelumnya di rumah kosong itu…Lalu aku ajak teman-temanku menuju garasi tempat mobil land rover tua kepunyaan bapakku yang sudah lama tidak bisa jalan karena rusak..Garasi itu lantainya hanya terbuat dari semen yang diplester, tak ada pintu dan jendela…Mungkin lebih tepat disebut gazebo sederhana atau rumah-rumahan daripada disebut garasi..Kami duduk-duduk disitu sambil mengamati dan membicarakan apa yang ditulis oleh jailangkung kemarin…,

Mungkinkah apa yang di tulis oleh jailangkung itu benar..?,.Tentang anak kecil yang usianya 12 tahun dan berasal dari negeri Belanda,..Karena satu-satunya yang punya mobil land rover saat itu di kampungku adalah keluarga kami, lalu kami meyakini arwah anak tersebut pasti terkubur disini di bawah mobil land rover seperti kata jailangkung dalam tulisannya di kertas itu…

Padahal kami hampir setiap hari bermain di sekitar garasi mobil tapi tidak pernah ada kejadian atau tanda-tanda yang menyiratkan ada kuburan di bawah mobil land rover itu…Mungkinkah jailangkung itu bohong…?..Sepanjang hari itu kami hanya membahas dan memperbincangkan masalah jailangkung saja..

Kami tidak berani bertanya kepada siapapun tentang permainan jailangkung yang baru saja kami mainkan kemarin, kami takut dimarah oleh orang tua kami masing-masing, karena mungkin kami dianggap masih terlalu kecil untuk diijinkan bermain jailangkung,..

Sejak teman-temanku tahu kalau di rumahku ada kuburan orang Belandanya banyak yang jadi takut bermain ke rumahku..Padahal rumahku biasanya selalu ramai tempat anak-anak berkumpul untuk bermain apa saja. Mereka senang berkumpul dan bermain ditempatku karena halamannya luas dan banyak pepohonan besar yang terkadang sedang berbuah.

Tapi sejak saat  itu kami terutama aku kapok untuk bermain Jailangkung lagi.. Jika ada teman yang mengajak  bermain jailangkung aku selalu menolaknya…Aku tak perduli dikatakan penakut oleh teman-temanku yang lain, karena saat itu aku  memang benar-benar merasa trauma dan ketakutan…

Masih tergambar dengan jelas sorot mata anjing-anjing itu dan suaranya yang seram ketika menggonggong dan menggeram sambil memandang dan terus berkeliling disekitar peralatan permainan jailangkung kami..pokoknya aku kapok,..!!..Sampai kapanpun aku tak akan bermain jailangkung lagi…Rasa takut yang sama rupanya juga dialami teman-temanku yang ikut bermain jailangkung..salah satu temanku yang ikut bermain jailangkung malam harinya selalu mimpi seram selama berminggu-minggu lamanya…

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.