PERBEDAAN GENDAM DAN HIPNOSIS

Belakangan AKSI pertunjukan Hipnosis sering muncul di beberapa stasiun televisi. Tetapi sayangnya sebagian besar tayangan itu bersifat komedi atau hanya untuk lucu – lucuan saja. Mereka lebih banyak menampilkan para ahli hipnosis yang sedang “mengerjai” orang.

Contohnya mereka melakukan aksi “menidurkan” seseorang atau membuat seseorang menjadi tidak sadar tentang apa yang akan dilakukan sang korban melalui teknik hipnosis, lalu orang tersebut diminta melakukan apa saja untuk mengundang tawa.

Sepertinya memang lucu, Tapi ternyata banyak juga orang atau calon korban yang takut ketika disuruh akan dihipnosis. Bagi sebagian orang, mendengar kata hipnosis, bayangan aneh-aneh muncul. Mulai dari rasa takut akan dikerjai, dicelakai, atau bahkan dibohongi. Ada juga yang sangat ketakutan jika rahasia pribadinya terbongkar karena percaya ketika orang dihipnotis dia akan menurut apa saja yang dikatakan dan diperintah oleh para penghipnotis.

Sebenarnya pengertian Hipnosis berbeda sekali dengan ilmu Gendam yang selama ini sering kali kita baca di Koran maupun media lainnya. Sekali pundak ditepuk, pikiran melayang dan dompet hilang.
Sebenarnya tidak ada yang namanya gendam. Kalau bisa begitu, saya lebih baik nggendam daripada menjadi hipnoterapis,atau menjadi pembicara seminar.

Menurut sebagian orang, gendam tidak berbeda jauh dari hipnosis. Membuat pikiran sadar berganti menjadi pikiran bawah sadar. Tapi menurut saya, gendam adalah sebutan untuk para penjahat yang memanfaatkan sisi tamak manusia.

Sebelum digendam, calon korban diiming-imingi hal – hal menggiurkan seperti menukar jam tangan merk Rolex yang terkenal sangat mahal dengan harga yang sangat murah. Ini yang membuat sifat tamak manusia kehilangan pikiran warasnya dan tidak sempat lagi menganalisa apa yang terjadi. Biasanya ketika sadar sang pelaku gendam sudah jauh pergi meninggalkan sang korban yang kebingungan.

Sebenarnya kondisi orang terkena gendam tak jauh berbeda dengan orang yang sedang nonton sinetron dengan fokus. Karena terlalu fokusnya sang penonton terbawa oleh alur cerita, sehingga ketika cerita sedih dia akan menangis atau ketika cerita seram dia akan ketakutan bahkan terbawa sampai mimpi ketika tidur.

Mereka tidak sempat lagi melakukan analisa bahwa adegan cerita yang sedang mereka tonton itu hanyalah sebuah film. Alam bawah sadar yang mengontrol itu semua. Sama halnya dengan orang yang tertipu dengan diiming – imingi. Kebanyakan korban merasa malu telah teripu lalu untuk menutupi rasa malunya dia mengatakan bahwa dia telah terkena Gendam.

Sebenarnya salah satu tugas para hipnoterapis selalu mengingatkan masyarakat soal hipnosis. Banyak sekali masyarakat yang salah kaprah, menyebut hipnosis sebagai hipnotis.Padahal Hipnotis sebanarnya diambil dari kata hipnoterapis yang disingkat. Sedangkan untuk proses membalikkan manusia ke alam bawah sadar seharusnya disebut hipnosis.

Di luar maraknya tayangan Hipnosis di televisi, sebenarnya bidang ilmu ini sama sekali tidak perlu ditakuti atau dihindari. Banyak sekali manfaat Ilmu Hypnosis, mulai dari menyembuhkan berbagai penyakit psikis hingga menemukan Potensi diri yang luar biasa. Dengan mengaktifkan pikiran bawah sadar Justru manfaat yang diperoleh cukup banyak. Para pemimpin yang mengusai bidang ilmu ini baik sekali untuk mengendalikan dan mengatur anak buah. Perusahaan yang ingin meningkatkan produktifitas kerja dan loyalitas para karyawan juga mulai melirik para ahli Hipnosis.

Salah satua Pakar Hipnoterapi Romy Rafael dalam salah satu seminar mengungkapkan hipnosis bisa diilmiahkan bahkan sangat ilmiah. Contohnya kita sering mengalami peristiwa terjaga dari tidur ketika mendengar pintu terbuka. Padahal sebelumnya kita tertidur sangat pulas.

Begitu pula dengan manusia yang sedang mengalami koma karena sesuatu hal. Di telinga mereka selalu diperdengarkan doa-doa atau dipasang walkman agar bisa mendengarkan lagu kesayangannya. Ketika dia tersadar dari komanya dia bisa dengan mudah menceritakan apa yang dia dengar ketika sedang mengalami koma.

Semua gejala natural itulah yang dimanfaatkan untuk hipnoterapi. “Kita tidur delapan jam tiap hari. Berarti 2.400 jam tiap tahun terbuang percuma. Padahal, waktu tersebut bisa digunakan maksimal,” tegasnya.
Jadi, Hipnoterapi itu murni pengobatan alternatif, bukan mainan atau magic. Sebagian orang memang sudah mengetahui hal itu. Meski tak banyak, ahli terapi hipnosis mulai bermunculan. Mereka sebenarnya sangat dibutuhkan dalam masyarakat kita sekarang. Masyarakat pun sadar bahwa teknik hipnosis bisa dijadikan sebuah rangkaian terapi. “Itu adalah seni komunikasi bawah sadar.

Hal itulah yang membuat pakar hipnosis mulai menggeluti bisnis dengan kemampuan mereka. Dan sekarang mulai banyak beberapa di antaranya yang mulai belajar teknik hipnosis sebagai terapi, bukan lagi hanya sebagai trik komedi atau sekedar untuk lucu-lucuan saja.

Salah satu kegunaan mempelajari Hipnosis adalah mengetahui potensi diri. Ini bisa dimanfaatkan untuk berbisnis seperti kemampuan untuk bernegosiasi dan mengambil keputusan dalam waktu dan kondisi yang tepat. Hal ini merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam berbisnis.

Kemampuan tersebut semakin terasah bila diikuti pengendalian diri dan berpikir positif. Dengan begitu, pebisnis mampu berpikir jernih dan bisa mengambil keputusan dengan tepat dalam bernegosiasi dengan klien. Hipnoterapi khusus untuk bisnis itu juga kerap dilakukan Romy dan para ahli Hipnosis lainnya.

Tapi kemampuan hipnosis dalam berbisnis tidak dilakukan untuk memper dayai lawan atau klien. Bukan juga menggunakan unsure magic yang bersifat menipu. Justru, hipnosis bisa diilmiahkan untuk tujuan-tujuan yang baik. Yakni, menggali lebih jauh kepribadian yang terpendam dalam diri seseorang atau sekelompok orang.
Sering kita tak menyadari bahwa dalam diri terdapat kemampuan potensial yang belum tergali. Dengan hipnoterapi, kemampuan potensial tersebut bisa digali dan dimanfaatkan maksimal,”

Selain memunculkan potensi diri, hipnoterapi bisa digunakan sebagai penangkal fobia. Banyak orang mengindap fobia, atau mengalami rasa takut yang sangat berlebihan. Biasanya jika sudah mencapai klimaks fobia, rasa takut itu akan menjadi bumerang dan justru merugikan diri sendiri.

Ada teman saya yang sangat ketakutan melihat karet gelang, beberapa orang juga ada yang mengindap pobia dengan kulit kacang, bawang merah, atau kapas untuk kecantikan. Sepertinya sangat tidak masuk akal bahkan menggelikan. Tapi kenyataannya penyakit semacam ini sangat banyak di alami oleh masayarakat.

Dengan memberikan sugesti baru dalam alam bawah sadar dan melalui berbagai proses, bermacam penyakit tersebut dapat disembuhkan. Kecanduan rokok pun bisa disembuhkan dengan hipnoterapi. Rata-rata kami menangani 10-15 pasien baru setiap harinya. Di antara jumlah penderita tersebut, kebanyakan adalah kalangan remaja-dewasa dengan kisaran usia 18-50 tahun. “Paling banyak laki-laki dengan keluhan ingin berhenti merokok,”

Tapi banyak juga remaja-remaja perempuan yang sering berobat karena fobia. “Fobianya macam-macam. Mulai hal sepele seperti fobia bunga atau binatang hingga fobia ketinggian atau berada di lokasi yang terlalu rendah.

Dr Tuti Herwini SpKJ, salah seorang psikiater di Surabaya, menegaskan, hipnoterapi adalah proses penanaman sugesti yang berguna memotivasi pasien. “Motivasi tersebut berupa nasihat positif,” katanya.

Caranya, pasien mengisi tes minesota multiphasec personality index (MMPI). Setelah itu, pasien diminta rileks, tenang, dan santai. Saat kondisi rileks, baru Win memberikan semacam sugesti berupa nasihat positif. “Terapi itu sangat ilmiah dan tidak ada unsur penipuan seperti gendam serta segala macamnya tersebut,” tegasnya.
Sejak Januari lalu, dia menangani 150 pasien. Kisaran usianya 20 hingga 30 tahun. Kebanyakan keluhan yang disampaikan adalah cemas dan depresi. Hal tersebut disebabkan masalah pekerjaan dan sekolah. “Kalau remaja, penyebab kecemasan adalah masalah sekolah. Kalangan dewasa justru depresi karena pekerjaan. Bisa karena terlalu stres di pekerjaan atau bekerja dalam tekanan,” ungkapnya.

Namun, tidak berarti tak ada pasien dengan usia di bawah atau di atas usia tersebut yang datang berobat. Ada pula pasien berusia 9 tahun. Biasanya, pasien dengan usia tersebut ingin meningkatkan motivasi belajar, menyembuhkan kebiasaan mengompol, atau fobia rasa takut seperti takut gelap, takut melihat setan, takut terhadap mata pelajaran dan guru tertentu. “Pasien tertua berusia 66 tahun. Keluhannya berupa kebingungan,” kata ibu tiga anak tersebut. Kebingungan yang dimaksud adalah gejala linglung dan terlalu cemas.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, terapi minimal dilakukan 10 kali. Jika kasusnya berupa narkoba, terapi biasanya dilakukan hingga 30 kali. Sekali terapi, harganya sekitar Rp 500 ribu. Waktu terapi sekitar 45 menit. Waktu tersebut sudah termasuk konsultasi. “Tiap hari, saya menangani 5-6 pasien,” jelasnya.
Meski demikian, hipnoterapi tidak serta-merta sukses karena sang terapis. Biasanya, klien juga sangat menentukan dalam proses kesembuhan. Hal itu bergantung tingkat parah tidaknya pasien. Sebab, kunci kesembuhan sebenarnya ada pada pasien, pelaku Hipnoterapis hanya menjadi fasilitator. Salam sukses

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.