MIRACLES Of MIND POWER

Picture1Ada dua cara menjalani hidup ini, Pertama : seolah tidak ada yang ajaib, kedua : seolah sepertinya semua ajaib (Albert Einstein)Untuk BERUBAH diperlukan pergeseran gelombang otak dari perjuangan pikiran sadar menjadi tuntunan bawah sadar. Pikiran yang terlalu keras membuat kita terus terjebak dalam masalah yang ingin diselesaikan. (Paul T. Scheele, MA Founder Learning Strategis Inc).

4 KATEGORI GELOMBANG OTAK :

  1. BETA à Pikiran sadar, otak kiri, logika, analitis, aktif, cemas, khawatir, stress
  2. ALPHA à Akses bawah sadar, relaksasi, meditatif, nyaman, tenang
  3. THETA à Bawah sadar, mimpi, intuisi, kreatif, imaginatif
  4. DELTA à Bawah sadar kolektif, tidur lelap tanpa mimpi, tidak ada pikiran & perasaan

 

Tingkat optimum untuk otak berpikir adalah 10 Hz (Alpha), yang merupakan frekuensi optimum untuk melatih kecerdasan semua indra manusia dan pintu masuk ke bawah sadar.  Hanya 10% yang sanggup berpikir di frekuensi ini secara alami, selebihnya perlu dilatih untuk itu. (Jose Silva Founder Silva Mind Method ).

Agus Mustofa “Pusaran Energi Ka’bah”:

Kebanyakan manusia memahami sekitarnya melalui panca indra, tetapi kita tahu bahwa orang yang melihat belum tentu memahami apa yang dilihatnya, orang yang mendengar belum tentu memahami apa yang didengarnya dan orang yang meraba belum tentu  memahami apa yang dirabanya. Tetapi sebaliknya, seseorang bisa memahami persoalan tertentu tanpa harus melihat, mendengar atau merabanya…

Untuk memasuki gelombang Alpha kita hanya perlu menutup mata,  tapi untuk memunculkan visualisasi positif gelombang Alpha ini harus dalam periode yang  lebih lama, yaitu saat dalam kondisi terjaga, rileks, dan sensitif (melamun, berfantasi).

Gelombang ini disertai kewaspadaan objektif dan suatu pikiran yang mau menerima. Semua itu dapat  dimunculkan melalui suatu kondisi bawah sadar :          HIPNOSIS atau MEDITASI.

 

HIPNOSIS adalah suatu kondisi pikiran saat fungsi analisis logis pikiran direduksi sehingga memungkinkan  individu masuk ke dalam kondisi bawah sadar.

Hisyam  A. Fachri  “The Real Art of Hypnosis”

HIPNOSIS à FENOMENA ALAMIAH

 

Individu yang berada dalam kondisi HYPNOTIC lebih terbuka terhadap SUGESTI dan dapat dinetralkan dari RASA TAKUT, TRAUMA, RASA SAKIT.

Praktek HIPNOSIS menitik beratkan pada  :

  1. Pandangan mata (VISUAL)
  2. Gelombang suara/sugesti (VERBAL)
  3. Kekuatan jiwa/emosi
  4. Bahasa tubuh (NON-VERBAL)

 

STRUKTUR PROSES HIPNOSIS :

  1. PRE-INDUKSI/PRE-TALK
  2. SUGESTIBILITAS
  3. INDUKSI
  4. DEEPENING
  5. TRANCE LEVEL
  6. SUGESTI/AFIRMASI
  7. AWAKENING

ILMU ibarat PISAU, yang dapat digunakan untuk MEMASAK atau MEMBUNUH

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.